Pentingnya Belajar Menulis
Oleh: Aep Purnama
Judul : Creative Writing (menulis Kreatif
Puisi, Prosa Fiksi, dan Prosa Non-Fiksi) Penulis :
Abdul
Wachid B.S., dkk.
Penerbit : STAIN Press, Purwokerto
Cetakan
: 2, 2013
Tebal :
xxvi + 492 halaman
Dalam kehidupan ini, setiap orang tidak akan pernah luput
dari yang namanya tulisan, seperti halnya anak sekolah. Mulai dari TK, SD/MI,
SMP/MTs, SMA/MA, yang disebut sebagai siswa, dan sampai sekolah tingkat tinggi
yang disebut Mahasiswa.
Dari kecil kita sudah di didik dan di ajarkan belajar
menulis, baik oleh orang tua ataupun guru di sekolah. Karena apa? Ya, karena menulis
itu sangat penting tanpa kita belajar menulis maka peradaban manusia tidak akan
maju, mungkin juga tanpa tulisan manusia tidak akan bisa mengetahui nama-nama suatu benda yang disekelilingnya, dan tanpa belajar menulis,
manusia tidak akan bisa merangkai kata menjadi kalimat yang baik dan benar.
Oleh karena itu, maka sangat diharuskan sekali dan sangat
dianjurkan kepada anak-anak dibawah usia dini bahkan hingga dewasa untuk terus
dan terus belajar menulis, karena belajar menulis itu sangat penting. Dalam buku
ini, Dr. Suwito N.S. menyebutkan bahwa “menulis juga sedekah”. Ya memang benar,
karena pada dasarnya orang yang selalu belajar
menulis dan terus memperbaiki tulisannya dengan teliti, maka ia akan menjadi
seorang penulis yang handal yang hebat. Apalagi ia sampai bisa menerbitkan karya tulisnya itu,
bukan hanya akan berguna dan bermanfaat untuk dirinya sendiri, tetapi akan
bermanfaat bagi orang lain atas karyanya itu, karena mereka akan membaca dan
mengetahui apa isi pemikiran-pemikirannya dalam karya yang di ciptakannya. Disamping itu, tidak hanya mendapat keuntungan tetapi ia juga telah bersedekah ilmu
kepada orang lain yang belum tahu, dengan cara menerbitkan
dan mengedarkan karyanya.
Aktivitas menulis yang sesungguhnya adalah mengabadikan
pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang agar tidak terhapus dari ingatan.
Kemampuan manusia dalam mengingat sangat terbatas sehingga perlu untuk
mengabadikan pandangan-pandangan mengenai kehidupan melalui bahasa tulis.
“Melalui menulis, pikiran-pikiran seseorang dapat disebarkan tanpa harus ada
kehadiran” begitu kata Derrida. Ya, karena manusia itu tempatnya lupa dan
salah, tapi
tak selamanya juga manusia terus lupa dan salah. jadi agar sesuatu yang kita alami yang kita dapat dari
pengalaman hidup tidak terlupakan dan hilang sia-sia, maka pikiran-pikiran apa
yang kita punya dan kita alami yaitu dengan kita
menulisnya, maka akan bisa tersimpan dan abadi. Ya, seperti yang
tadi dijelaskan diatas, agar pikiran-pikiran yang kita miliki tidak hilang sia-sia maka kita harus menjadikannya suatu
karya dalam bentuk apapun yang bisa kita terbitkan dan disebarkan
ke dunia luas.
Selain pikiran-pikiran
yang kita punya akan abadi juga kita bisa menjadi orang terkenal atas
karya-karya yang telah dibuat. Dan bukan itu saja, dari hasil itu kita juga
bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Bahkan ada orang yang sengaja
menjadikan kegiatan menulis sebagai mata pencaharian untuk membekali hidupnya.
Yaitu seperti J.K. Rowling, Habiburrahman El Shirazi, dan Andrea Hirata. Itu
sah-sah saja dan tidak ada salahnya karena menulis sebagai keterampilan
sehingga layak pula ia dihargai dan patut diacungi jempol berkat bisa menulis
dengan baik.
Berbicara tentang menulis
memang mudah, tapi menulis itu sendiri tidak semudah membicarakannya. Apalagi
ingin menjadi seorang penulis yang hebat yang karyanya di sukai banyak orang
itu tidaklah mudah. Maka dari itu, kita harus tahu dan mengerti tentang bagaimana
teknik menulis dengan baik yaitu dengan cara mempelajarinya.
Penulis menemukan
kekurangan yang terdapat dalam penyajian bahasanya yang agaknya ada kata atau
kalimat yang sulit untuk dipahami. Bagi pembaca, haruslah untuk lebih aktif
dalam memahami kalimat yang mungkin sukar tuk dicerna langsung dan dipahami.
Dan kelebihan dari buku
ini yaitu buku ini ditulis oleh para pakar-pakar (ahli pada bidangnya
masing-masing, disamping juga mereka adalah para tutor di Sekolah Kepenulisan
STAIN Press). Mereka-para penulis di dalam buku ini- telah mendalami dunia
tulis-menulis secara spesifik dan mendalam, baik dari pakar sastra, pakar
jurnalistik, pakar tulis ilmiah, hingga pakar menulis di internet. Maka itu,
untuk para pembaca supaya jangan malas dalam belajar menulis agar bisa menjadi
seperti mereka. Dan semoga pembaca bisa menyerap pengalaman-pengalaman mereka
terkait dengan dunia tulis-menulis secara mendalam dengan berbagai makna yang
menjalar sebagai pengetahuan. Selamat belajar !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar